3 Bansos Tunai yang Cair di November, Intip Besaran dan Cara Mengeceknya : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

3 Bansos Tunai yang Cair di November, Intip Besaran dan Cara Mengeceknya : e-Kompas.ID Economy



JAKARTA – 3 Bansos tunai yang cair bulan ini. Bansos tunai yang dimaksud ini pemberian bantuan dari pemerintah berupa uang tunai.

Sebab, ada bansos dari pemerintah berupa stimulus listrik, insentif hingga sembako.

Bansos masuk ke dalam anggaran PEN sub sektor perlindungan sosial untuk warga terdampak pandemi Covid-19.

Baca Juga: November Ceria, 8 Bansos Cair! dari BLT Rp300.000 hingga Rp1,2 Juta

Berikut daftar bansos tunai yang masih dicairkan pada bulan November yang dirangkum MNC Portal Indonesia, Jakarta, Selasa (2/11/2021).

 

1. Bansos program keluarga harapan (PKH)

Bansos yang akan cair bulan November 2021 ini adalah PKH. Bantuan sosial untuk PKH diperuntukkan bagi penerima manfaat keluarga miskin, yang anggota keluarganya memiliki: Ibu hamil dan anak usia dini 0-6 tahun Anak yang sedang menempuh pendidikan SD, SMP, atau SMA/sederajat Lansia usia 70 tahun ke atas dan penyandang disabilitas berat.

Berdasarkan laman PKH Kemensos, pada November 2021 penyaluran bansos PKH memasuki tahap ke-4.

Cara cek penerima manfaat bansos PKH

• Akses situs https://cekbansos.kemensos.go.id

• Masukkan data wilayah penerima manfaat

• Masukkan nama penerima manfaat sesuai KTP

• Ketik kode Captcha

• Klik “Cari Data”

2. BPUM atau BLT UMKM

Selanjutnya adalah Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau bantuan langsung tunai (BLT) UMKM. Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM akan kembali menyalurkan BPUM kepada pelaku usaha mikro.

Besaran bansos BPUM yang diterima juga masih tetap yakni sebesar Rp 1,2 juta per-pelaku usaha mikro. Pencairan BPUM ini masih bisa dilakukan hingga Desember 2021.

3. BLT Subsidi Gaji

Bantuan Pemerintah berupa subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh bertujuan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja/buruh dalam penanganan dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Penyaluran bantuan subsidi tahun ini diberikan kepada pekerja/buruh sebesar Rp500.000 per bulan selama dua bulan, yang akan diberikan sekaligus sebesar Rp1.000.000.

Syarat untuk mendapatkan subsidi gaji ini adalah Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK, peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan s/d Juni 2021, mempunyai Gaji/Upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta. Pekerja/Buruh bekerja di wilayah dengan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota lebih besar dari Rp 3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah) maka persyaratan Gaji/Upah tersebut menjadi paling banyak sebesar upah minimum kabupaten/kota dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh. Sebagai contoh: Upah minimum Kabupaten Karawang sebesar Rp 4.798.312 dibulatkan menjadi Rp 4.800.000.

Bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan pemerintah, diiutamakan yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan & jasa kecuali Pendidikan dan Kesehatan (sesuai klasifikasi data sektoral BPJSTK)

Berikut cara mengecek subsidi gaji

1. Buka laman bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id

2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap sesuai KTP, dan tanggal lahir

3. Klik “I’m not a robot”

4. Klik Lanjutkan

5. Kemudian, akan muncul keterangan status dari calon penerima bantuan subsidi gaji.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *