5 Transfer Terburuk dalam Sejarah Sepakbola, Nomor 1 Libatkan Liverpool : e-Kompas.ID Bola - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

5 Transfer Terburuk dalam Sejarah Sepakbola, Nomor 1 Libatkan Liverpool : e-Kompas.ID Bola


BURSA transfer adalah waktu bagi klub-klub untuk memperkuat skuad masing-masing. Klub biasanya merekrut pemain terbaik yang sesuai dengan kebutuhan tim.

Pemain baru itu diharapkan bisa memberi kontribusi besar untuk tim. Akan tetapi, beberapa pembelian pemain baru justru berujung kegagalan. Berikut lima transfer terburuk dalam sejarah sepakbola.

5. Ricardo Kaka

Ricardo Kaka (Foto: Istimewa)

Petaka terjadi ketika Real Madrid membeli Ricardo Kaka dari AC Milan dengan mahar fantastis sebesar 68,5 juta euro (Rp1,1 triliun) pada 2009. Kepindahan tersebut justru menjadi awal kurang bagus untuk karier mantan gelandang Timnas Brasil tersebut.

Dia tidak saja gagal berdaptasi dengan kompetisi di Spanyol, tetapi juga banyak mengalami cedera selama dua tahun pertama kariernya di Santiago Bernabeu. Akhirnya, Kaka kembali ke AC Milan pada tahun 2013 dengan gratis.

4. Leonardo Bonucci

Leonardo Bonucci (Foto: Reuters)

Penandatanganan Leonardo Bonucci dari Juventus oleh AC Milan pada 2017 tampak mengesankan. Bonucci sedang mencari tantangan baru setelah sukses bertahun-tahun bersama Juventus.

Hal tersebut nampaknya menarik perhatian AC Milan untuk memboyongnya. Rossoneri memutuskan memboyong Bonucci pada 2017 dengan mahar yang fantastis, yaitu sekitar 42 juta euro atau sekitar Rp706 miliar.

Namun, pengorbanan AC Milan tidak sebanding dengan hasil kontribusi Bonucci yang gagal mengantarkan tim ke posisi puncak papan klasemen. Akhirnya, Bonucci memutuskan untuk kembali ke Juventus setelah hanya satu tahun berkarier di AC Milan.

3. Fernando Torres

Fernando Torres (Foto: Sportskeeda)

Awalnya, Fernando Torres tampak seperti transfer yang luar biasa bagi Chelsea. Sebab, Chelsea telah merekrut salah satu striker paling mematikan di Liga Inggris dari rival mereka, Liverpool. The Blues memboyong Torres pada 2011 dengan mahar sebesar 50 juta euro atau sekitar Rp842 miliar.

Meskipun Torres mencetak 45 gol untuk Chelsea, termasuk gol kemenangan mereka di semifinal Liga Champions pada 2012, dia tidak pernah mencetak lebih dari delapan gol dalam satu musim Liga Inggris. Torres di di Chelsea tidak setajam waktu main untuk Liverpool.

2. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic (Foto: Istimewa)

Zlatan Ibrahimovic telah mencetak gol di klub mana pun, termasuk Barcelona. Dia mencetak 21 gol dalam musim penuhnya di Camp Nou. Ibrahimovic direkrut Barcelona dari Inter Milan pada 2010 dengan biaya 59 juta euro atau sekitar Rp993 miliar. Akan tetapi, tidak ada yang mengerti mengapa Barcelona menghabiskan banyak uang dan menukar Samuel Eto’o dengan Ibrahimovic. Ibrahimovic hanya sesaat bermain untuk Barcelona.

1. Mario Balotelli

Mario Balotelli kesal (Foto: Istimewa)

Pernah disebut-sebut sebagai salah satu talenta muda terbaik di sepakbola Italia setelah tampil impresif bersama Inter Milan. Penampilannya bersama Inter dan Timnas Italia membuatnya naik daun.

Dari Inter, dia pindah ke Liga Inggris dengan memperkuat Manchester City. Setelah tiga musim, dia kembali ke Italia untuk menyebrang ke AC Milan. Kembali bangkit bersama Milan, Liverpool tertarik untuk memboyongnya dengan biaya 16 juta euro atau sekitar Rp269 miliar.

Sayangnya, ketika direkrut Liverpool, Balotelli terus mengalami penurunan performa dengan hanya mencetak satu gol di Liga Inggris saat dilatih Brendan Rodgers. Balotelli akhirnya dijual secara gratis setelah dipinjamkan kembali ke Milan.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *