Connect with us

Headline

Aktivis Palestina Serukan Tinggalkan Facebook, Mark Zuckerburg Panik : e-Kompas.ID techno

Aktivis Palestina Serukan Tinggalkan Facebook, Mark Zuckerburg Panik : e-Kompas.ID



JAKARTA – Pendiri Facebook Mark Zuckerburg menanggapi aksi protes aktivis pro Palestina terhadap aplikasi Facebook terkait dugaan penyensoran akun dan postingan terkait dengan isu Palestina. Mereka menjalankan kampanye terkoordinasi untuk menurunkan peringkat ulasan aplikasi Facebook menjadi bintang 1.

Aksi tersebut menginstruksikan orang-orang untuk meninggalkan aplikasi Facebook dan mengajak orang-orang memberikan ulasan bintang satu untuk aplikasi Facebook di toko aplikasi Apple dan Google.

Dikutip dari The Verge, Senin (24/5/2021), pihak Facebook dilaporkan langsung merespons kondisi ini sangat serius dan menjadi prioritas tingkat tinggi saat ini berdasarkan bocoran laporan internal Facebook.

Baca Juga: WhatsApp Dikabarkan Ubah Pengaturan Privasi Diam-Diam

Raksasa media sosial besutan Mark Zuckerberg ini disebut berusaha menghubungi Apple maupun Google untuk memperbaiki kondisi tersebut seperti menghapus review atau ulasan negatif yang diberikan pada rating bintang satu. Namun pihak Apple dikabarkan menolaknya sementara Google masih belum memberikan jawaban

Kampanye tersebut rupanya berhasil, terlihat dari peringkat aplikasi Facebook versi iOS di App Store, Minggu (23/5/2021) sore waktu setempat terlihat mendapat dua bintang dari lima.

Baca Juga: Aktivis Pro-Palestina Protes, Kampanyekan Beri Bintang 1 ke Aplikasi Facebook

Di Google Play Store situasinya serupa, aplikasi Android Facebook memiliki peringkat dua dengan mayoritas ulasan satu bintang.

Merespons hal ini, juru bicara Facebook Andy Stone dalam pernyataannya kepada NBC News, mengelak tudingan bahwa mereka melakukan penyensoran. Stone menyebutkan, kebijakan mereka dirancang untuk memberikan suara kepada semua orang sekaligus menjaganya tetap aman.

Namun, perlu diperhatikan bahwa kampanye semacam ini memiliki pengaruh besar. Tidak mengherankan jika lebih banyak kampanye seperti ini muncul di masa depan, meskipun pada akhirnya tidak mengubah atau mempengaruhi tindakan perusahaan.

(amr)



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Seputar Covid-19

Teknologi

Advertisement