Begini Persiapan IPO Anak Usaha Adhi Karya : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Begini Persiapan IPO Anak Usaha Adhi Karya : e-Kompas.ID Economy



JAKARTA – PT Adhi Commuter Properti (ADCP), anak usaha PT Adhi Karya (Persero) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saat ini proses administrasi tengah dikaji Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Direktur Pengembangan Bisnis ADCP, Rozi Sparta menyebut semua proses berjalan sesuai jadwal. Pada pekan lalu September 2021, pihaknya kembali mendaftarkan nama perusahaan sebagai kelanjutan dari proses tahap pertama di OJK.

Namun begitu, Rozi enggan menyebutkan waktu pasti ADCP akan melantai ke pasar modal Indonesia. Terkait hal ini, akan diumumkan manajemen usai semua proses difinalisasikan.

Baca Juga: Pak Erick Thohir, Anak Usaha Telkom dan Pertamina Jadi IPO?

“Alhamdulillah, kami sudah melewati tahap satu dan kemarin, minggu ini, kami sudah melakukan pendaftaran tahap kedua. Untuk saat ini itu yg bisa saya sampaikan terkait perkembangan IPO. Memang ada, setelah tahap dua, tentu ada pernyataan pro efektif dari OJK, dan itu ditindaklanjuti dengan proses selanjutnya,” ujar Rozi dalam sesi wawancara dengan MNC Portal Indonesia, Jumat (17/9/2021).

Rencana aksi korporasi perseroan pun sudah disetujui (approval) dari pemegang saham. Baik Kementerian BUMN dan Adhi Karya sebagai induk perusahaan.

Baca Juga: Produsen Semen Merah Putih Raih Dana IPO Rp1,17 Triliun, untuk Apa?

“Kami proses IPO ini sudah berjalan dan disupport oleh pemegang saham, terutama pemegang saham kami secara langsung yaitu Adhi Karya, dan lebih tinggi lagi Kementerian BUMN. Kami juga sudah mendapatkan approval dari Kemen BUMN di bulan Agustus kemarin untuk melakukan IPO,” tutur dia.

ADCP memang membidik dana segar. Sebab ada sejumlah proyek di sektor properti yang ditargetkan perusahaan dapat kikerjakan pada waktu-waktu mendatang, salah satunya pengembangan transit oriented development (TOD).

Di sisi pendapatan, manajemen menargetkan pendapatan berada di angka 10 persen atau di kisaran Rp 1 triliun dibandingkan realisasinya tahun lalu yakni Rp 900 miliar. Kemudian, laba perseroan direncanakan tumbuh 20 persen dari tahun sebelumnya.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *