Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan, saat ini juga teramati pola sirkulasi siklonik di wilayah Indonesia, yaitu di Laut Sulu dan Papua Barat yang dapat membentuk pertemuan dan perlambatan kecepatan angin.
“Kondisi atmosfer yang masih labil pada skala lokal juga mampu meningkatkan potensi konvektif kuat yang menyebabkan pembentukan awan hujan menjadi lebih intensif di beberapa wilayah Indonesia,” katanya Guswanto dalam keterangan yang diterima, Senin (10/5/2021).
Baca juga: 11 Siklon Tropis Berdampak Cuaca Ekstrem Landa Indonesia Sejak 2008
Menurut Guswanto, potensi tersebut dapat menimbulkan potensi hujan sedang hingga lebat yakni:
1. Pada 10-12 Mei 2021: Aceh, Sumatra Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
2. Pada 13-15 Mei 2021: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Lampung, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
3. Pada 16-17 Mei 2021: Aceh, Kepulauan Riau, Bengkulu, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.
Baca juga: Pemkab Jayapura Keluarkan Surat Edaran Hadapi Cuaca Ekstrem Siklon Tropis
Sementara untuk 3 (tiga) hari ke depan berdasarkan:
Prakiraan cuaca berbasis dampak banjir/bandang dengan kategori waspada, perlu diwaspadai di wilayah sebagai berikut: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Jawa barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Papua.
(abd)

You must be logged in to post a comment Login