Budaya Komunikasi Digital dalam Masyarakat Indonesia - e-Kompas.ID
Connect with us

Nasional

Budaya Komunikasi Digital dalam Masyarakat Indonesia


EKSEKUTIF.COM, JAKARTAKomunikasi digital merupakan komunikasi berbasis komputer yang dapat digunakan untuk berinteraksi lewat platform digital serta pengiriman atau penerimaan pesan.

Dalam proses komunikasi tersebut walaupun dilakukan secara langsung maupun tidak langsung tetap harus mempertahankan nilai-nilai budaya dalam berkomunikasi.

Nurrohman Safei, relawan TIK Karawang menjelaskan, kita perlu memperlihatkan nilai-nilai kebangsaan dari setiap manusia Indonesia. Nilai kebangsaan yang memiliki nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Jadi walaupun kita berkomunikasi menggunakan media digital tetapi tidak boleh mengesampingkan dimana kita berada,” ungkapnya saat menjadi pembicara dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021) pagi.

Di Indonesia banyak sekali budaya di Indonesia, sehingga ketika melakukan komunikasi secara digital nilai-nilai budaya tersebut dapat terus terjaga dengan baik. “Kesadaran berbagai level masyarakat untuk melakukan komunikasi digital yang baik dan benar serta memiliki budaya Indonesia,” Nurrohman Safei, relawan TIK Karawang.

Pemanfaatan teknologi Komunikasi komunikasi dalam digitalisasi kebudayaan bisa diterapkan dalam metode pembelajaran penggunaan digital komunikasi juga bermanfaat saat work from home.

Konsep ini merupakan sebuah konsel bekerja dari mana saja dan kapan saja. Semenjak pandemi konsep ini memang sudah diterapkan dan memang berhasil dapat dilakukan oleh beberapa perusahaan.

Kemungkinan konsep bekerja dari mana saja ini bisa dilakukan meskipun pandemi sudah berakhir.

Selain itu teknologi komunikasi juga dapat digunakan untuk memberi manfaat di berbagai sektor termasuk membantu para UMKM untuk meluaskan jangkauan konsumennya.

Bukan hanya untuk menambah pasar namun media digital dapat mendekatkan mereka dengan konsumen. Para perusahaan besarpun kini dapat dengan mudah memahami apa keingainan dari marketing hanya dengan melihat media sosial mereka.

“Budaya komunikasi ini menjadi jauh lebih mudah berkat adanya teknologi komunikasi,” ujarnya.

Maka, budaya berkomunikasi digital yang sudah semakin mudah ini dapat dimanfaatkan oleh semua pihak untuk memanfaatkan.

Untuk bekerja, belajar hingga menghasilkan pendapatan. Semua aktivitas menjadi lebih mudah, efektif, jangan lupakan juga tetap berbudaya Indonesia saat berkomunikasi di ruang digital.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi.

Webinar wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021) pagi juga menghadirkan pembicara Zacky Badrudin (praktisi event virtual), Aditianata (dosen Universitas Esa Unggul), Richard Paulana (COO TMP Event), dan Tresia Wulandari sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital.

Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

 85 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *