Connect with us

Headline

Cegah Covid-19, Polda Banten Pantau Prokes di Zona Merah dan Oranye : e-Kompas.ID News



JAKARTAPolda Banten mengajak masyarakat melalui program “Yuk ngopi wae” (yuk kita ngopi) dengan protokol kesehatan (prokes) untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19.

“Program yuk ngopi wae” merupakan bentuk sosialisasi dan edukasi tentang bahaya Covid-19, sehingga warga harus mentaati protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” kata Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto, Sabtu (12/6/2021).

Selama ini, kata dia, untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19 dinilai efektif menerapkan protokol kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan (3M).

Penerapan seperti itu juga tidak banyak mengeluarkan biaya tinggi. Apalagi, saat ini pendapatan ekonomi masyarakat terpuruk akibat dampak virus corona. Mereka masyarakat kesulitan membeli masker, penyediaan sanitizer untuk mencuci tangan.

Baca juga: Larangan Mudik, Lima Ribu Kendaraan Diputarbalikkan di Banten

Sehingga, Rudy meminta jajarannya di Polda Banten untuk rutin setiap hari membagikan masker kepada masyarakat di tempat-tempat umum juga melakukan sosialisasi pencegahan Covid-19.

Polda Banten, kata dia, terus memantau penerapan prokes untuk pengendalian Covid-19, di mana Banten sendiri kasus Covid-19 cukup tinggi dan beberapa daerah masuk zona merah dan oranye. “Kami mengoptimalkan sosialisasi melalui program ‘Yuk ngopi wae’, dengan komunikasi bersama masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dan 3M sambil diskusi,” jelasnya.

Baca juga: Polisi Putar Balik Wisatawan Luar Daerah yang Hendak ke Pantai Anyer

Ia mengatakan, Polda Banten belum lama ini mendatangi Terminal Bus Pakupaten, Serang dan petugas membagi-bagikan masker kepada penumpang. Kemudian, para penumpang juga diajak ngopi di warung dan duduk dengan jarak 1,5 meter tanpa kerumunan.

Selama di warung kopi itu, kata dia, penumpang juga mengkonsumsi aneka makanan ringan sambil mendengarkan tentang pentingnya untuk menghentikan pandemi Covid-19.

Program Yuk ngopi wae merupakan salah satu dari 12 program Kapolda Banten untuk melayani masyarakat.

“Kita berharap ke depan pandemi Covid-19 hilang di Indonesia dan warga menyadari untuk pencegahan dengan protokol kesehatan dan 3M,” katanya.

Sementara itu, sejumlah masyarakat menyambut positif program “Yuk ngopi wae” yang diluncurkan Polda Banten untuk berkomunikasi juga berdiskusi bersama warga bagaimana untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19.

“Kami mendukung program itu agar Banten terbebas virus corona, ” kata Ani Sutarkip, warga Serang.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *