Intip Fakta-Fakta Unik Seputar Ban MotoGP 2021 : e-Kompas.ID Sports - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Intip Fakta-Fakta Unik Seputar Ban MotoGP 2021 : e-Kompas.ID Sports


BAN adalah salah satu hal yang paling penting dalam kejuaraan MotoGP. Pemilihan ban acap kali menentukan kemenanga, sehingga salah sedikit memutuskan jenis ban, maka bisa sangat berisiko.

Dalam MotoGP 2021 sudah terbukti bahwa peranan ban sangatlah krusial. Ban yang digunakan MotoGP pun bisa dikatakan spesial karena dibuat memang khusus untuk ajang balapan tersebut.

Seperti dikabarkan Box Repsol, Minggu (3/10/2021), ban MotoGP sendiri memiliki perbedaan yang mencolok jika dibandingkan dengan ban biasa. Seperti keperluannya, bannya pun didesain khusus untuk MotoGP.

Baca Juga: Jadwal MotoGP Hari Ini: Sanggupkah Marc Marquez Kalahkan Francesco Bagnaia dan Fabio Quartararo di MotoGP AS 2021?

Ban Michelin MotoGP

Produsen asal Prancis, Michelin, telah menyediakan ban eksklusif untuk MotoGP sejak 2016. Untuk 2201, mereka telah mempersiapkan lima ban berbeda, yang terbagi tiga ban slick dan dua ban basah.

Untuk ban slick, penampilan luarnya tampak botak. Namun, hal itu sengaja didesain demi memperoleh traksi terbaik agar kekuatan motor tersalur dengan maksimal.

Ketiga ban itu sendiri dibedakan menjadi kompon yang berbeda, yakni soft, medium, dan hard. Ban kompon soft dapat menempel di lintasan paling baik, namun paling cepat aus. Sebaliknya ban hard, yang paling awet, tetapi traksi ban tidak terlalu kuat.

Uniknya, Michelin juga membuat ban dengan kompon asimetris. Hal itu mengikuti permintaan tiap lintasan yang mempunyai jumlah tikungan kanan dan kiri berbeda-beda.

Meski begitu, tiap pembalap MotoGP tak bisa sembarangan menggunakan ban di setiap sesi. Pasalnya, mereka hanya mendapat alokasi 22 total ban pada setiap akhir pekannya, yang terbagi 10 ban depan dan 12 belakang.

Kondisi setiap ban ketika diberikan kepada pembalap sendiri sudah dalam keadaan optimal. Masing-masing tim bahkan mendapat seorang analis, yang selalu memeriksa temperatur ban yang baru digunakan.

Fabio Quartararo vs Francesco Bagnaia

Selain itu, para teknisi Michelin juga memastikan tiap tim tidak macam-macam dengan tekanan ban. Seluruh ban depan harus memiliki tekanan 2,0 bar, sementara ban belakang bertekanan 1,8 bar.

Selain itu, setiap ban juga harus disimpan dengan temperatur 90 derajat Celcius. Dengan begitu, ban akan berada di dalam kondisi temperatur sempurna, sebelum siap digunakan.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *