Jaksa Pinangki Masih Ditahan di Salembah, MAKI: Tidak Adil dan Diskriminatif, Segera Pindahkan ke Lapas Wanita : e-Kompas.ID Nasional - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Jaksa Pinangki Masih Ditahan di Salembah, MAKI: Tidak Adil dan Diskriminatif, Segera Pindahkan ke Lapas Wanita : e-Kompas.ID Nasional



JAKARTA – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyayangkan belum dipindahkannya terpidana jaksa Pinangki Sirna Malasari ke lapas wanita.

Hingga saat ini, Pinangki masih ditahan di Rumah Tahanan Salemba cabang Kejaksaan Agung (Kejagung).

“Mengecam dan menyayangkan atas belum eksekusi Pinangki ke Lapas Wanita Pondok Bambu atau lapas Wanita lainnya. Ini jelas tidak adil dan diskriminasi atas Napi-napi wanita lainnya,” ujar Koordinator MAKI, Boyamin Saiman dalam keterangannya, Jumat (30/7/2021).

Boyamin pun meminta Jaksa penuntut agar memindahkan Pinangki segera dipindahkan ke lapas wanita. Hal tersebut dilakukan agar tidak menimbulkan ketidakadilan diantara terpidana wanita lainnya.

Baca Juga: Vonis Pinangki Dipangkas, Pakar Hukum Pertanyakan Mengapa Kejagung Tak Ajukan Kasasi

“Meminta JPU segera eksekusi Pinangki ke Lapas Wanita Pondok Bambu atau Lapas Wanita lainnya,” jelasnya.

Jika tidak segera dipindahkan, kata Boyamin, pihaknya bakal melaporkan hal tersebut kepada Komisi Kejaksaan hingga Komisi III DPR RI.

“Jika Minggu depan belum eksekusi maka akan lapor Komjak dan Jamwas Kejagung serta Komisi III DPR,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat telah memvonis Pinangki Sirna Malasari 10 tahun penjara terkait kasus pengurusan fatwa bebas untuk terpidana kasus Cassie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra di Mahkamah Agung.

Pinangki terbukti menerima uang senilai USD 500.000 dari sebesar USD 1.000.000 yang dijanjikan Djoko Soegiarto Tjandra. Uang tersebut digunakan untuk mengurus fatwa Mahkamah Agung (MA) melalui Kejaksaan Agung (Kejagung).

(saz)



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *