Keluarga Vanessa Angel Kaget Tubagus Joddy Baru Bisa Nyetir Mobil : e-Kompas.ID Celebrity - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Keluarga Vanessa Angel Kaget Tubagus Joddy Baru Bisa Nyetir Mobil : e-Kompas.ID Celebrity


JAKARTA – Doddy Sudrajat ternyata baru mengetahui sopir Vanessa Angel baru bisa mengendarai mobil. Kakek Gala Sky Ardiansyah ini tampak lemas mendengar fakta mengejutkan tersebut.

Dengan suara lirih, ayah kandung mendiang Vanessa Angel menanggapi kabar terkini Tubagus Joddy. Bagaimana tidak, belakangan terungkap sang sopir baru belajar mengendarai mobil sejak Februari 2021.

Baca Juga:

Joddy Sopir Vanessa Angel Disebut Baru Belajar Nyetir Mobil Februari 2021

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Tubagus Joddy Disebut Baru Belajar Mobil Februari 2021

Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah

Doddy menduga kecelakaan tragis yang menimpa putrinya juga disebabkan kurangnya kemampuan Joddy dalam berkendara.

“Saya baru dengar itu ya, kalau memang benar itu wah ya sangat bahaya sekali ya kalau baru bisa nyetir dan baru dapat SIM,” ujar Doddy Sudrajat di kawasan Darmawangsa baru-baru ini.

Selama bekerja dengan anak dan menantunya, Doddy mengaku tak mengenal dekat dekat dengan sosok Joddy. Dia hanya sekedar mengetahui Joddy bekerja sebagai sopir sekaligus asisten Bibi Ardiansyah.

“Saya sama Mama nya nggak begitu kenal dekat, cuma hanya tahu saja itu drivernya, merangkap juga untuk kerja sama Bibi, asistennya juga, itu aja,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, status hukum sang sopir kini naik menjadi tersangka. Pihak kepolisian resmi mengumumkan hal tersebut pada Rabu (10/11/2021) lalu.

Menanggapi hal ini, Doddy mengatakan pihak keluarga menyerahkan proses hukum sepenuhnya pada tim penyidik. Dia juga meyakini Joddy akan terjerat pasal berlapis atas unsur kesengajaan yang menyebabkan kecelakaan maut.

“Kita menunggu aja ya, yang pasti ada pasalnya ya bang, walaupun kami keluarga tidak menuntut pasti dia udah kena pasal,” lanjut Doddy.

Sementara, kuasa hukum Vanessa Angel, Milano Lubis, menyebutkan pihaknya bakal terus menggali bukti lain. Hal ini dilakukan guna memaksimalkan hukuman yang akan diterima pria 24 tahun itu atas kematian kliennya.

“Kita penginnya si sopir ini bisa dituntut semaksimal mungkin, teman-teman bilang ancamannya 6 tahun, kita akan cari apa yg bisa dimasukkan lagi buat dakwahannya, kita penginnya berlapis,” tutur Milano Lubis.

“Mungkin minggu depan saya akan ke Surabaya saya akan pelajari dulu seperti apa dari pihak Polda Jatim untuk kelengkapan berkasnya sampai ke kejaksaan,” pungkasnya.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *