Kunjungi Natuna, Mahfud MD: Seluruh Wilayah Harus Kita Amankan! : e-Kompas.ID Nasional - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Kunjungi Natuna, Mahfud MD: Seluruh Wilayah Harus Kita Amankan! : e-Kompas.ID Nasional



JAKARTA – Menko Polhukam Mahfud MD selaku Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menegaskan bahwa menjaga wilayah perbatasan negara merupakan tugas seluruh elemen bangsa. Hal itu pun sekaligus menjadi amanat konstitusi.

Hal itu disampaikan Mahfud bersama Mendagri Tito Karnavian selaku Kepala BNPP melalukan rapat Koordinasi Pengelolaan Perbatasan Negara di Kantor Bupati Natuna, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (23/11/2021).

“Seluruh wilayah perbatasan negara harus kita amankan, kita pertahankan dan kita bangun dalam rangka terjaganya keutuhan wilayah dan kedaulatan negara, termasuk wilayah perbatasan di Kabupaten Natuna, ” ujar Mahfud.

Mahfud mengingatkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) menaruh perhatian besar terhadap perbatasan negara. Oleh karenanya, diperlukan sinergitas antara Kementerian dan Lembaga terkait dalam mengatasi sejumlah permasalahan yang ada di perbatasan.

Baca juga: Mahfud MD: Pemerintah Akan Terus Kerja Sama dengan MUI

“Nawacita Presiden untuk menghadirkan negara di perbatasan dan membangun Indonesia dari perbatasan telah menjadi pedoman bagi kita selaku aparatur pemerintah, dalam upaya pengelolaan perbatasan negara yang mencakup pertahanan keamanan, kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup,” tuturnya.

Dia mengingatkan, bahwa Kabupaten Natuna sebagai beranda depan negara, menjadi perhatian khusus pemerintah. Sehingga isu ancaman terhadap kedaulatan dan hak berdaulat NKRI di Laut Natuna Utara menjadi isu strategis yang sangat menonjol.

Baca juga: Mahfud Minta Polisi Tangkap Pria yang Serukan Jihad Lawan Densus 88

“Kita ketahui bersama bahwa perkembangan konflik di Laut China Selatan masih berlanjut antara China dengan negara-negara yang bersengketa. Indonesia berada pada posisi tidak menjadi bagian dari konflik tersebut, namun demikian, Indonesia memiliki wilayah kedaulatan dan yurisdiksi di Laut Natuna Utara, sehingga sangat berkepentingan terhadap keamanan di wilayah tersebut,” jelasnya.


Ia menambahkan bahwa kepentingan Indonesia mencakup keutuhan wilayah, stabilitas kawasan dan kepentingan ekonomi. Mahfud menegaskan, kepentingan keutuhan wilayah terkait kekhawatiran atas klaim nine dash line di Laut China selatan menyentuh klaim Indonesia di wilayah yurisdiksi yang saat ini sedang proses perundingan dengan Vietnam.

“D imana konflik tersebut dapat berdampak terhadap stabilitas keamanan Indonesia di Laut Natuna Utara dan kawasan, sementara kepentingan ekonomi Indonesia menyangkut hak berdaulat atas sumberdaya alam di Zona Ekonomi Ekslusif dan Landas Kontinen,” katanya

Untuk itu Mahfud menekankan, perlu diwaspadai adanya ancaman kejahatan transnasional yang berpotensi masuk melalui perbatasan negara. Menurut dia, perlu juga waspada atas ancaman terhadap kedaulatan dan hak berdaulat negara di wilayah yurisdiksi Indonesia.

Baca juga: Mahfud MD : Pemerintah Tidak Melarang Siapapun Mengkritik Penangkapan 3 Terduga Teroris

“Pengendalian keamanan mutlak dilakukan di wilayah Laut Natuna Utara melalui peningkatan patroli pengaman laut terpadu dan penguatan kerjasama antar negara dalam rangka menjaga stabilitas keamanan laut dan Kawasan,” ujar Mahfud.

Terkait penanganan Covid 19 di wilayah Natuna, Menko Polhukam menyampaikan apresiasi, terutama atas pencapaian vaksinasi yang telah melebihi target. Kendati demikian dirinya mengingatkan agar tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Mahfud MD Tegaskan Penangkapan Terduga Teroris Tak Berkaitan dengan MUI

“Tadi saya melihat yang sudah mengikuti vaksinasi sudah melebihi dari target nasional baik di vaksin pertama dan yang kedua, namun jangan lengah, kita harus tetap hati hati dan waspada terhadap Covid-19,” pungkasnya.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *