Pelaku UMKM hingga Brand Besar Sukses Mengenalkan Produk Lewat Media Sosial - e-Kompas.ID
Connect with us

Nasional

Pelaku UMKM hingga Brand Besar Sukses Mengenalkan Produk Lewat Media Sosial


JAKARTA,- Hampir setengah penduduk bumi kini sudah mengakses sosial media, sebuah perubahan yang membuat siapa pun harus masuk ke dalamnya.

Data HootSuite 2020 menyebut saat ini pengguna sosial media sudah mencapai 3,78 miliar atau hampir 48% persen dari total populasi dunia.

Pemanfaatan sosial media sebagai tempat beriklan dan membangun brand awareness ini kini dilakukan para pemilik usaha dari skala kecil hingga besar. Sebut saja brand seperti Samsung saja membangun kedekatan dan mempromosikan produk terbarunya lewat sosial media bekerja sama dengan influencer. Begitu juga dengan pebisnis pemula, memanfaatkan iklan sosial media melalui konten menarik.

“Saya mengawali penjualan produk di Forum Kaskus, saat itu forum juga dipakai untuk jualan. Produk kami yang cukup unik pun diterima cukup baik, hingga mulai berjualan produknya lewat Instagram,” kata Indah Jiwandono, Brand Owner Cool Sugar Wax yang membangun bisnisnya dari rumah saat webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat I, pada Rabu (7/7/2021).

Lewat Kaskus hingga berpindah ke Instagram penjualan produknya naik hingga 500 buah per bulan. Tapi saat algoritma Instagram makin tidak bersahabat untuk jualan, brand Cool Sugar Wax mulai berjualan di marketplace.

Suatu ketika dia ikut pelatihan bisnis dan mendapat mentoring pengelolaan usaha dan disarankan untuk memanfaatkan platform digital sebagai tempat beriklan. Dari situlah Indah mulai memakai facebook ads dan Instagram ads supaya masyarakat lebih mengenal produknya.

Sebagai brand owner dia pun menguatkan posisi brand melalui digital marketing dengan melakukan iklan berbayar untuk meningkatkan brand awarness.

Tujuannya tak lain mengedukasi lebih banyak orang yang belum tahu tentang produk sehingga tahu dan tertarik untuk membeli. Sampai akhirnya iklan tersebut ternyata begitu berpengaruh terhadap pengunjung bisnis yang Indah jalani.

“Dari sini penjualan meningkat dari ratusan buah per bulan, menjadi ribuan per bulan. Semenjak beriklan makanya menaikan harga agar tidak terlalu murah dan bisa memiliki budget beriklan,” kata Indah.

Webinar Literasi Digital wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat merupakan bagian dari sosialisasi Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Siberkreasi. Di webinar kali ini hadir pula nara sumber lainnya yaitu Dino Hamid Ketua Asosiasi Promotor Musik Indonesia, Diena Haryana Founder SEJIWA, dan Benny Daniawan Dosen Sistem Informasi Univerditas Buddhi Dharma.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 Provinsi dan 514 Kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya digital skills, digital ethics, digital safety dan digital culture yang bertujuan agar masyarakat Indonesia semakin cakap digital.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *