JAKARTA – Polisi telah memeriksa kejiwaan pemuda SR (26) yang membunuh ayah kandungnya LGO (70) di daerah Cengkareng, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
(Baca juga: KKB Semakin Brutal, Prajurit TNI yang Tewas Ditembak Ingin Evakuasi Jasad Gabriela)
Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Iptu Bintang, menjelaskan hasil tes psikiatri forensik menyatakan, pelaku mengidap skizofrenia paranoid atau jenis gangguan kejiwaan pada munculnya gejala positif, seperti waham (keyakinan pada sesuatu yang tidak nyata) dan halusinasi.
“Tersangka mengalami gangguan kejiwaan berupa skizofrenia paranoid, yang mana terperiksa kurang memahami nilai dan risiko perbuatannya,” katanya saat dikonfirmasi, Selasa (21/9/2021).
(Baca juga: Pratu Abdi Gugur saat Baku Tembak dengan KKB Teroris Pimpinan Lamek Taplo di Kiwirok)
Selanjutnya kata dia, pihak kepolisian akan mendalaminya lebih lanjut sekaligus berkoordinasi dengan tim medis dan kejaksaan untuk menentukan langkah selanjutnya.
Menurutnya, tersangka dengan sadar mengakui dan mengetahui perbuatannya bahwa telah melakukan penusukan terhadap korban ayahnya dengan sebilah pisau stainlis.
“Hasil pemeriksaan sementara karena tersangka minta izin ke bapaknya (korban) untuk menikahi wanita yang masih sepupunya, namun di jawab boleh tapi belum waktunya untuk nikah setelah itu ditanyakan lagi oleh pelaku dan menanyakan ‘bagaimana pertanggungjawaban nya’,” katanya.
“Namun korban diam tidak menjawab dan ditegur kembali oleh pelaku dan korban kembali diam saja selanjutnya pelaku ambil pisau di dapur dengan refleks dan menusuk dada kiri dan perut kiri korban,” lanjutnya.
Sebelumnya, kejadian pembunuhan itu bermula saat SR menganiaya ayahnya di salah satu rumah rusun Dinas Lingkungan Hidup, Cengkareng, Jakarta Barat. Aksi itu menimbulkan teriakan dari dalam rumah korban hingga terdengar oleh tetangganya sendiri.


You must be logged in to post a comment Login