Peringati Isa Almasih, Jemaat Gereja Salib Suci Saksikan Visualisasi Kisah Sengsara Yesus : e-Kompas.ID Megapolitan - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Peringati Isa Almasih, Jemaat Gereja Salib Suci Saksikan Visualisasi Kisah Sengsara Yesus : e-Kompas.ID Megapolitan

[ad_1]

JAKARTA – Ratusan jemaat Paroki Cilincing Gereja Salib Suci, Kota Jakarta Utara, memperingati Wafatnya Isa Almasih dengan melaksanakan visualisasi sengsara Yesus Kristus, Jumat (7/4/2023).

Berdasarkan pengamatan MNC Portal di lokasi, pelaksanaan visualisasi tersebut disaksikan jemaat yang antusias mendengarkan kisah Isa Al-Masih dari mulai ditangkap hingga disalibkan.

Tampak sejumlah petugas polisi dan TNI mengamankan prosesi ibadah visualisasi Jalan Salib tersebut.

Tampak sebagian besar jemaat yang hadir merupakan anak-anak kecil yang penasaran ingin melihat secara langsung dramatisasi sengsara dan wafatnya Isa Al-Masih pada hari Jumat Agung.

Salah satu jemaat, Rina (52), menyebut dirinya datang bersama anak-anak dan keluarga besar.

“Ya sengaja datang untuk memberikan pemahaman tentang wafatnya Isa Al-Masih,” kata Rina.

Puluhan panitia tampak melaksanakan visualisasi tersebut dengan penuh semangat.

Kordinator Keamanan Paroki Cilincing Gereja Salib Suci, Andre menyebutkan, pihaknya melaksanakan pengamanan dengan mengerahkan 50 petugas internal.

“Pamdal internal 50. Ditambah personel dari Polsek Koja dan Koramil Koja, Satpol PP dan Dishub,” kata Andre.

Ia menjelaskan, pengamanan akan dilaksanakan selama empat hari berturut-turut yakni Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan Minggu Paskah.

Sementara itu, Seksi Acara Valentino menyebutkan kegiatan peringatan Jumat Agung dibagi dua.

“Pagi ada drama visualisasi Kisah Sengsara Yesus Kristus seperti pementasan dari anak-anak muda, dramanya kegiatan memutari Gereja, seolah-olah kita berada di posisi zaman dulu, kita mulai jam 8 pagi. Pengamanan sama seperti yang sebelumnya,” kata dia.



Follow Berita e-Kompas.ID di Google News

Untuk misa ibadah siang dan sore hari, Valentino menjelaskan, akan mendapatkan pengamanan lebih ekstra.

“Ibadahnya ada dua, jam dua siang dan jam enam sore. Ibadah dilaksanakan seperti biasa dilakukan di dalam gereja,” tuturnya.

“Pengamanan di ibadah lebih ketat, umatnya bisa mencapai 1.000-2.000 orang. Intinya semua berjalan dengan kondusif dan lancar, apalagi bertepatan dengan hari Jumat, umat Muslim sholat Jumat, jadi bisa saling bersinergi dan berkolaborasi,” ujar Valentino.

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis e-Kompas.ID.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

[ad_2]

Sumber Berita

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Copyright © 2025 e-Kompas.ID