Tampilkan Foto Jelek Lifter Hou Zhihui, Kedubes China Kesal dengan Media Barat : e-Kompas.ID Sports - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Tampilkan Foto Jelek Lifter Hou Zhihui, Kedubes China Kesal dengan Media Barat : e-Kompas.ID Sports


TOKYO – Kedutaan besar (Kedubes) China di Sri Lanka, kesal dengan media barat. Pasalnya, Reuters menampilkan foto yang dianggap jelek saat lifter Hou Zhihui menyumbangkan medali emas di Olimpiade Tokyo 2020.

Zhihui merupakan peraih medali emas untuk China di cabang olahraga (cabor) angkat besi kategori 49 kg putri. Pertandingan berlangsung di Tokyo International Forum, pada Sabtu, 24 Juli 2021 dan Zhihui membuat angkatan snatch 94 dan 116 kg di angkatan clean and jerk.

Foto/Reuters

Pada saat pertandingan, Zhihui menunjukkan penampilan yang impresif. Ia juga berhasil mengalahkan lifter wakil Indonesia, Windy Cantika Aisah yang hanya mampu meraih medali perunggu di Olimpiade Tokyo 2020.

Baca juga: Windy Cantika Aisah Berpotensi Raih Perak jika Lifter China Terbukti Memakai Doping

Dari kemenangan tersebut, pihak pemerintah China terkhusus kedubes ternyata mempermasalahkan soal foto kemenangan Zhihui yang ungah kea kun Twitter Reuters. Menurut Kedubes China, foto yang terlihat menunjukkan Zhihui dengan wajah yang menyedihkan.

Baca juga: Windy Cantika Buka Suara soal Alasan Tak Pakai Hijab saat Tanding di Olimpiade Tokyo 2020

Seperti yang diwartakan oleh Insider News, Sabtu (31/7/2021), Kedubes China di Sri Lanka mempersoalkan pemilihan foto Zhihui. Mereka menganggap admin sengaja memilih foto jelek.

Foto/Twitter

Kedubes China di Sri Lanka mengomentari postingan Twitter Reuters yang menggunakan foto tersebut. “Dari semua foto pertandingan, Reuters memilih yang ini, yang hanya menunjukkan betapa buruknya itu,” tulis @ChinaEmbSL dalam komentar cuitan Reuters.

“Jangan tempatkan politik dan ideologi di atas olahraga, dan menyebut Anda (Reuters) sebagai suatu media yang tidak memihak. Memalukan. Hormatilah semangat Olimpiade,” lanjut cuitan @ChinaEmbSL.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *