Connect with us

Headline

Wagub DKI Pastikan Warga India yang ke Jakarta Sudah Dikarantina : e-Kompas.ID Megapolitan



JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Ariza) menegaskan, warga India yang lolos masuk Jakarta sudah dikarantina. Namun, Ariza tak mengatakan lokasi detil karantina warga India itu.

Hingga hari ini, Pemerintah sudah mendeteksi sebanyak 132 Warga India masuk ke Indonesia lewat Jakarta, dan sembilan orang diantaranya diketahui positif Covid-19.

Baca juga:  Angka Covid-19 di India Melonjak, Ini Antisipasi Menkes Budi

Diketahui, kondisi negara itu sedang terjadi ledakan kasus corona. Bahkan kasus hariannya mencapai 300 ribu orang per hari, dan mencatatkan rekor kasus harian terbanyak di dunia sejak pandemi Covid-19 berlangsung.

“Yang bersangkutan sudah dikarantina,” kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Soal Larangan Mudik, MUI : Kerumunan Bisa Timbulkan Lonjakan Kasus Covid-19 Luar Biasa

Politisi Partai Gerindra itu berjanji, pihaknya akan melakukan memperketat pengawasan di pintu masuk, terutama di Bandara Internasional dan pelabuhan menyusul Pemerintah Pusat mengeluarkan larangan warga India masuk ke Indonesia. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kurva penularan corona di Ibu Kota yang mulai melandai beberapa bulan belakangan ini.

“Kurang lebih ada yang ditemukan yang positif Covid-19, itu lebih ketat lagi pengawasannya,” tuturnya.

Ariza melanjutkan, pengawasan ketat tidak hanya pada warga India, namun peraturan ini juga berlaku bagi warga negara asing lainnya, jangan sampai hilir mudik warga negara asing di Jakarta membuat penularan corona di kota ini semakin parah, apalagi saat ini ada varian baru wabah mematikan itu.

“Kita tahu, kita khawatir, dari pihak negara asing India karena memang sedang tinggi-tingginya, yang meninggal per harinya luar biasa. Dan yang ketiga kita menjaga agar jangan sampai ada varian baru masuk ke Indonesia,” tutupnya.

(wal)



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *