Hari Pahlawan: Hotel Yamato Jadi Saksi Bisu Perobekan Bendera Belanda, Kini Masih Beroperasi : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Hari Pahlawan: Hotel Yamato Jadi Saksi Bisu Perobekan Bendera Belanda, Kini Masih Beroperasi : e-Kompas.ID Economy



JAKARTA Hari Pahlawan diperingati setiap 10 November atau tepat pada hari ini. Salah satu tempat ikonik dalam peristiwa ini adalah Hotel Majapahit yang dahulu bernama Hotel Yamato. Hotel ini pun masih beroperasi hingga hari ini.

“Memperingati Hari Pahlawan tak lepas dari sejarah pertempuran di Surabaya. Kita bisa lihat hari ini, ada bangunan yang menjadi saksi bisu awal meletusnya perang besar di Surabaya tahun 1945 itu, salah satunya Hotel Yamato atau yang kini jadi Hotel Majapahit,” tulis akun Kementerian Sosial di Instagram, Rabu (10/11/2021). 

Baca Juga: Peristiwa 10 November : Pertempuran Surabaya hingga Ditetapkan Hari Pahlawan Nasional

Nama awal hotel ini adalah Hotel Oranje dan diresmikan pada 1 Juli 1911. Hotel ini menjadi salah satu hotel tertua di Indonesia yang masih beroperasi. Hotel ini akhirnya berganti nama jadi Yamato Hoteru saat Jepang menduduki Surabaya pada 1942.

“Pada 19 September 1945, terjadi insiden perobekan warna biru pada bendera Kerajaan Belanda (bendera Merah Putih Biru) di tiang bendera yang terdapat pada menara di sudut barat laut Hotel Yamato, sehingga menjadi bendera Republik Indonesia,” tambah mereka.

Baca Juga: 5 Guru yang Mendapat Gelar Pahlawan Nasional, Siapa Saja?

Pengibaran bendera Belanda di menara hotel tersebut pun dilakukan secara sepihak oleh Kerajaan Belanda. Pemuda Indonesia yang tidak terima akan hal ini lantas memanjat bangunan hotel dan menyobek warna biru pada bendera Negara Kincir Angin itu.

Peristiwa ini kemudian disebut dengan Peristiwa Hotel Yamato. Gejolak yang ditimbulkan peristiwa ini sempat mereda selama beberapa waktu. Namun, peristiwa ini justru memicu konflik yang lebih besar dan puncaknya pada 10 November 1945 yang hari ini diperingati sebagai Hari Pahlawan.

Tidak seperti bangunan bersejarah pada umumnya yang beralih fungsi, hotel ini masih tetap bertahan dengan bisnis hotelnya. Setelah berulang kali mengalami perubahan nama, hotel ini akhirnya menetapkan nama menjadi Hotel Majapahit pada 2006 hingga hari ini.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *