LRT Jabodebek Tabrakan karena Human Error, Simak 5 Fakta Mengejutkan Lainnya : e-Kompas.ID Economy - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

LRT Jabodebek Tabrakan karena Human Error, Simak 5 Fakta Mengejutkan Lainnya : e-Kompas.ID Economy



JAKARTA – Kecelakaan kereta LRT Jabodetabek mengalami tabrakan di Cibubur di ruas Munjul Jakarta Timur pada saat uji coba, Senin 25 Oktober 2021.

PT INKA juga telah melakukan investigasi kecelakaan LRT Jabodetabek langsung di lokasi kejadian. Berikut fakta mengenai kecelakaan LRT Jabodetabek yang dirangkum e-Kompas.ID, Sabtu (30/10/2021).

1. Karena Human Error

Senior Manager PKBL, CSR & Stajeholder Relationship INKA Bambang Ramadhiarto mengatakan, dari hasil investigasi internal, sementara ini ditemukan dugaan adanya human error.

Bambang menyebutkan, pada saat pengujian, seluruh fungsi sarana LRT Trainset No. 29 di lintasan LRT dekat Harjamukti Cibubur dalam kondisi baik. Operator yang melakukan uji gerak (dinamis) LRT diduga tidak segera menjalankan fungsi pengereman ketika menata Trainset No. 29 menuju posisi stabling/parkir.

Baca Juga: Hasil Investigasi Tabrakan LRT Jabodebek, Inka: Ada Human Error

“Kejadian ini menurut kami merupakan kecelakaan kerja pada saat proses uji gerak (dinamis) LRT di lintasannya. Uji dinamis sendiri merupakan kelanjutan dari proses produksi LRT yang dilakukan oleh PT INKA sebagai pabrikannya di Madiun,” ujar Bambang, pada keterangan tertulisnya, Selasa (26/10/2021).

2. LRT Lebihi Kecepatan Normal

Tabrakan LRT Jabodebek di duga akibat kecepatan langsir yang melebihi batas normal. General Manager Sekretaris Perusahaan PT Industri Kereta Api (Inka) Puguh Dwi Tjahjono mengatakan normalnya kecepatan untuk langsir kereta hanya sebatas 5KM/ jam.

“Kalau untuk langsir normalnya 5km/jam, Kecepatan langsir adalah pemindahan suatu kereta,” ujar Puguh kepada MNC Portal Indonesia, Senin (25/10/2021).

3. Dirut PT Inka Minta Maaf

Direktur Utama PT INKA (Persero) Budi Noviantoro menyampaikan permohonan maaf kepada Kementerian BUMN dan Kementerian Perhubungan atas insiden kecelakaan Light Rail Transit (LRT) Jabodetabek.

Baca Juga: Tabrakan LRT Jabodebek, Kecepatan Kereta Diduga Melebihi Batas

“Saya atas nama Dirut dan Direksi PT INKA memohon maaf kepada semua pihak baik Kementerian perhubungan, Kementerian BUMN, Menko Marves, KAI, LRT Jabodetabek, dan teman-teman yang lain lain,” ujar Budi, dalam konferensi pers, Senin (25/10/2021).

(fik)



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *