Mengenal George Washington, Pendiri AS dan Bergelar Jenderal Bintang Enam! : e-Kompas.ID News - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Mengenal George Washington, Pendiri AS dan Bergelar Jenderal Bintang Enam! : e-Kompas.ID News



WASHINGTONSeorang politisi, jenderal, dan negarawan, termasuk salah satu pendiri Amerika Serikat (founding fathers), George Washington memiliki kisah perjalanan panjang sampai akhirnya menjadi Presiden pertama AS.

Washington memimpin para Patriot dalam perang kemerdekaan untuk mengusir Inggris, dan ikut dalam Konvensi Konstitusional pada 1787 sebagai dasar pemerintahan AS. Karena jasanya, dia ditunjuk menjadi presiden pertama AS, selama dua periode sebelum pensiun pada 4 Maret 1797. Washington juga dianugerahi jasa jenderal bintang enam setelah kematiannya.

Berikut perjalanan masa kecil Washington hingga menjadi Presiden pertama AS dikutip dari berbagai sumber.

Baca juga: George Washington

  • Pejalanan masa kecil hingga jadi tuan tanah

Washington lahir pada 22 Februari 1732 di Popes Creek, kawasan Westmoreland County, Koloni Virginia dari pasangan Augustine dan Mary Ball Washington.

Washington memiliki kakek buyut bernama John Washington, John bermigrasi dari daerah Inggris bernama Sulgrave ke Virginia pada 1657 dan membangun perkebunan Popes Creek. Pada usia tiga tahun, keluarganya pindah dari Popes Creek ke perkebunan Epsewasson (kini Mount Vernon) di Sungai Potomac.

Baca juga: Peristiwa 4 Februari: George Washington Jadi Presiden AS hingga Facebook Berdiri

Tiga tahun kemudian, keluarganya berpindah lagi ke peternakan Ferry di Fredericksburg. Pada 12 April 1743, sang ayah meninggal dunia. Washington memiliki rencana untuk belajar di Sekolah Tatabahasa Appleby di Inggris. Namun rencananya harus dibatalkan dan ia pun menempuh pendidikan formal di Sekolah Anglikan di Fredericksburg.


Kehidupan Washington begitu dipengaruhi oleh kunjungannya ke perkebunan saudara tirinya Lawrence di Mount Vernon, dan Belvoir milik Lord William Fairfax. Setelah itu, Washington memiliki keinginan untuk hidup sebagai tuan tanah sukses.

Washington mengantongi lisensi peninjau dan diangkat untuk mengawasi Culpeper atas pengaruh dari Lord Fairfax, pada tahun 1749. Setelah itu, ia melakukan perjalanan ke Lembah Shenandoah atas perintah Fairfax. Kemudian ia membeli tanah 600 hektar di sana pada Oktober 1750. Washington membeli tanah itu setelah dirinya mengundurkan diri dari Culpeper. Hingga 1752, ia tercatat sudah menguasai 937 hektar. Pada 1754, Washington menguasai tanah di Mount Vernon.

Washington memiliki sudara tiri bernama Lawrence yang menjabat sebagai ajudan jenderal. Saudara tirinya-lah yang menginspirasi Washington untuk menjajaki dunia kemiliteran.

Washington awalnya didapuk sebagai ajudan di Distrik Selatan pada Desember 1752 oleh Letnan Gubernur Virginia Robert Dwinddie. Setelah itu ia ditarik ke Distrik Utara dan Timur, hal ini membuat Washington muda menunjukkan bakatnya sebagai pemimpin.

Sesaat setelah kematian Lawrence, Washington diangkat sebagai ajudan jenderal bagi milisi Virginia dengan pangkat mayor. Pada awal 1750-an, Perancis dan Inggris berada dalam masa damai. Namun militer Perancis mulai menduduki sebagian besar Lembah Ohio. Mereka berdalih melindungi kepentingan raja, pemburu bulu, serta warga Perancis. Namun perbatasan menjadi tidak jelas dan memicu konflik dua negara.

Pengalaman tempur pertamanya adalah ketika Dwinddie menugaskannya untuk menghadapi Perancis atau pembangkang Inggris di Perang Indian Perancis pada 31 Oktober 1753.

Setelah itu pada Agustus 1755, Dwinddie melantik Washington sebagai Kolonel sekaligus Panglima Resimen Virginia. Washington memikul sebuah tugas berat, dia harus menjaga 400 km garis depan dari serbuan Indian dan dibekali 300 orang tanpa pengalaman.

Kemudian Washington menjadi Brigadir Jenderal Kehormatan yang memimpin 2.500 milisi dan pensiun dari Resimen Virginia pada Desember 1758.

Meski keinginannya menjadi tentara reguler Inggris tak terwujud, Washington bersyukur karena bisa mengetahui taktik bertempur mereka.

Pada 1776 Revolusi Kemerdekaan Amerika pecah dan Kongres Kontinental mengeluarkan Deklarasi Kemerdekaan dan memisahkan diri dari Kerajaan Inggris. Kepemimpinan Washington berkontribusi banyak dalam keberhasilan daerah-daerah yang telah mereka taklukkan. Pada 1783 Inggris pun mengakui kemerdekaan AS. Washington memutuskan keluar dari tentara. Empat tahun akhir pada 1787 dia menjadi Ketua Konvensi Konstitusional.

Pada 1789 setelah konstitusi diformalkan, dia dipilih dengan suara bulat menjadi Presiden Amerika yang pertama. Dia menjalankan dua masa posisi dari tahun 1789 hingga tahun 1797, kemudian John Adams diangkat sebagai wakil presiden.

Dalam pidato perpisahannya pada 1797, dia menyerukan kepada rakyat AS supaya meninggalkan rasa kepartaian dan rasa kedaerahan yang berlebih-lebihan.

Pada 22 April 1793 Washington mengeluarkan Proklamasi Netral, yang memperingatkan supaya masyarakat Amerika menahan diri dan tidak membantu Perancis atau Inggris pada perang mereka. Pada saat itu pula Negara-negara Barbary mulai menyerang muatan kapal-kapal Amerika.

Pada 1796, Washington memberikan pidato perpisahan yang memperingatkan supaya AS tidak ikut turun tangan akan pertentangan negara asing. Kemudian, John Adams dan Thomas Jefferson terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden.

Washington berpulang dalam usia 67 tahun pada 1799 di Mount Vernon, setelah tiga tahun menempatkan posisinya sebagai Presiden. Dia tidak memiliki keturunan, hanya seorang anak angkat.



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *