Tokoh Muslim Dunia: Ibnu Nafis sang Bapak Peredaran Darah : e-Kompas.ID Muslim - e-Kompas.ID
Connect with us

Headline

Tokoh Muslim Dunia: Ibnu Nafis sang Bapak Peredaran Darah : e-Kompas.ID Muslim


TOKOH Muslim dunia kali ini lebih mengenal sosok Ibnu Nafis sang Bapak Peredaran Darah. Ia mendapat julukan tersebut karena menjadi orang pertama yang secara akurat mendeskripsikan peredaran darah dalam tubuh manusia.

Ibnu Nafis juga orang pertama yang mendokumentasikan sirkuit paru-paru. Kemudian dia adalah orang yang pertama mengemukakan teori pembuluh darah kapiler. Demikian dikutip dari YouTube Kanal Pengetahuan Islam, Rabu (10/11/2021).

Baca juga: 5 Fakta Fatmawati Istri Soekarno, Pahlawan yang Sederhana hingga Pintar Mengaji 

Tokoh Muslim dunia Ibnu Nafis sang Bapak Peredaran Darah.

Teori peredaran darah membutuhkan waktu lebih dari 2.000 tahun lamanya untuk menemukan teori yang valid mengenai peredaran darah manusia. Teori sebelumnya yang dikemukakan Galen dan dipercaya oleh bangsa Eropa ternyata dinyatakan tidak sesuai dan asumsi yang salah sehingga pada abad ke-16 bangsa Eropa kembali memperbaharui teori peredaran darah tersebut. Namun pada abad ke-13, teori peredaran darah telah ditemukan oleh Ibnu Nafis.

Ibnu Nafis lahir pada tahun 1213 Masehi di Damaskus. Ia mengenyam pendidikan dokter di Bimaristan Al Nuri. Pada tahun 1236M, dia pindah ke Mesir lalu bekerja di Rumah Sakit Al Nasri. Di sana, Ibnu Nafis diangkat menjadi kepala direktur rumah sakit dan menjadi dokter pribadi sultan.

Baca juga: Tokoh Muslim Dunia: Abu Wafa sang Ahli Matematika Penemu Rumus Trigonometri 

Dengarkan Murrotal Al-Qur’an di e-Kompas.ID.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Ibnu Al Nafis sempat menerbitkan buku terkenal yang berjudul ‘Commentary on the Anatomy of Canon of Avicenna’ yang tersimpan di Perpustakaan Nasional Prussia, Berlin, Jerman, yang ditemukan pada abad ke-20. Buku tersebut mematahkan klaim bangsa Barat yang menetapkan William Harvey sebagai pencetus teori paru-paru.

Baca juga: Tokoh Muslim: Ibnu Batutah sang Penjelajah Terhebat Dunia yang Datangi Indonesia 

Di dalam buku tersebut, Ibnu Nafis menjelaskan bagaimana sistem peredaran darah manusia yang berada di jantung dan paru-paru sekaligus membantah teori dan asumsi Galen yang dipercaya sebagai kebenaran absolut.

Teori Ibnu Nafis baru diketahui dunia Barat sekira hampir 1 abad yang lalu. Padahal, teori tersebut telah ditemukan pada abad ke-13.

Wallahu a’lam bishawab.

Baca juga: Tokoh Muslim Dunia: Ibnu Al Muqaffa Ahli Sastra dan Penerjemah Asal Persia 



Sumber Berita

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *